Pastoral Hub
top
i

IFGF Global

KEDAULATAN TUHAN


Empat bulan terakhir kita bersama-sama menyelami perjalanan bangsa Israel melalui kitab 1 Samuel. Kita melihat begitu banyak dinamika—doa yang dijawab, pemimpin yang diangkat dan jatuh, peperangan yang dimenangkan maupun yang penuh luka.


Ada momen di mana iman menyala, tapi juga momen ketika ketidakpercayaan membuat mereka memilih jalan sendiri. Dari lembah air mata hingga puncak kemenangan, satu hal yang menjadi benang merah dari semua kisah itu adalah:


Tuhan tidak pernah berhenti menjadi Tuhan.


Rencana manusia bisa berubah, situasi bisa membingungkan, bahkan pemimpin yang kita andalkan bisa gagal. Tapi ada satu hal yang tetap:


Kedaulatan Tuhan tidak pernah goyah.


PANGGILAN UNTUK PERCAYA DAN BERSERAH


Sebagai pendoa, kita sering berdiri di antara hal-hal yang belum jelas, belum selesai, dan belum terjawab. Kita membawa beban keluarga, gereja, kota, bahkan bangsa—dan ada kalanya kita pun bertanya: “Tuhan, di mana Engkau?”


Namun hari ini, Tuhan mengingatkan kita bahwa Tuhan tetap Tuhan. Ia tidak pernah kehilangan kendali. Tidak ada doa yang terlalu kecil dan tidak ada musim yang terlalu gelap bagi-Nya.


Kita tidak berdoa kepada Tuhan yang reaktif, melainkan kepada Tuhan yang berdaulat—yang sudah tahu akhir sejak awal, dan yang sanggup memakai segala sesuatu untuk maksud-Nya yang mulia.


Maka doa kita bukan sekadar permintaan, tapi pernyataan iman:


Bahwa meski belum terlihat, Tuhan sedang bekerja.
Bahwa di balik keheningan, ada rencana yang sedang dibentuk.
Bahwa bahkan saat jawaban tertunda, hati kita bisa tetap tenang,
karena Tuhan tetap memerintah.


Sumber: Ps. Dave Rustanto (Koordinator Doa Global)

Post a Comment