WORSHIP CONFERENCE IFGF MANADO
Sepanjang tanggal 27 hingga 28 Februari 2026, IFGF Manado menjadi tuan rumah bagi sebuah rangkaian Worship Conference. Banyak orang merespons panggilan Tuhan dan kembali kepada kasih mula-mula.

Diperlengkapi untuk Menjadi Penyembah Sejati (Equipping True Worshippers)
Selama dua hari penuh, sebanyak 147 peserta tidak hanya beribadah, tetapi juga diperlengkapi secara mendalam. Ps. Joshua membuka wawasan jemaat melalui sesi Essence of Worship dan membagikan visi mengenai apa yang Tuhan sedang kerjakan melalui penyembahan di Indonesia.

Materi kemudian diperdalam oleh Ps. Ferry yang membahas Heart of Worship, dilanjutkan dengan Panel Talk interaktif bersama Mike yang dipandu langsung oleh Ps. Lingke. Tidak hanya berhenti pada teori, para peserta dibekali keterampilan praktis melalui Breakout Session bertajuk Expression in Worship, di mana kelas vokal dimentori oleh Ps. Ferry dan Mike Kusika, sementara kelas musik dibimbing oleh Evan dan Raisa.

Kesatuan Tubuh Kristus (Unity in Diversity)
Peserta yang hadir menjangkau jauh melampaui Manado, membawa perwakilan dari kota-kota seperti Tondano, Tateli, Gorontalo, Ambon, Tobelo, Tahuna, Mariri, hingga Makassar. Semangat juga sangat terasa dengan hadirnya saudara-saudara dari gereja lintas denominasi seperti GILGAL, GROW, BETHANY, dan GPSDI yang bersatu hati untuk belajar dan bertumbuh bersama.

Puncak Hadirat Tuhan di Worship Night
Seluruh rangkaian acara dan impartasi berpuncak pada Worship Night di tanggal 28 Februari. Suasana penuh hadirat Tuhan terasa begitu nyata. Malam itu bukan sekadar ibadah penutup, melainkan sebuah momen perjumpaan pribadi dengan Tuhan.

Ketika tangan terangkat dan penyembahan dinaikkan, sukacita serta damai sejahtera mengalir memenuhi ruangan. Banyak hati dipulihkan, iman dikuatkan, dan kerinduan baru untuk hidup sebagai penyembah sejati kembali dinyalakan. IFGF percaya bahwa:
- Dari penyembahan mengalir pemulihan.
- Dari penyembahan lahir pengharapan.
- Dari penyembahan, Tuhan menyatakan kemuliaan-Nya.
Sebuah pesan dan quote kuat :
“Kita menyembah bukan karena Tuhan membutuhkan, tetapi karena kita membutuhkan Tuhan. Kembali pada kasih mula-mula adalah memilih mengasihi Tuhan dengan hati yang sederhana—seperti saat pertama kali mengenal-Nya, penuh rindu, tulus, dan tanpa syarat.”
Tuhan sedang membangkitkan generasi penyembah dari IFGF Manado yang akan memuliakan nama-Nya, tidak hanya di altar gereja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Source : Ps. Lingke Kowel