Pastoral Hub
top
i

IFGF Global

MENGAJAK ANAK- ANAK TERLIBAT DALAM DOA DAN PUASA

Selama bulan Januari ini gereja IFGF secara global bersama-sama mengadakan gerakan 21 hari Doa dan Puasa untuk mengawali tahun yang baru, sekaligus menyerahkan sepanjang tahun ini ke dalam tangan Tuhan.

Gerakan doa dan puasa ini adalah gerakan yang sangat perlu untuk dilakukan secara konsisten oleh orang percaya karena kita tahu betapa besar kuasa yang ada di dalamnya. Namun sayangnya kebanyakan orang menganggap kalau gerakan ini hanya bagus untuk dilakukan oleh orang dewasa. Sedangkan untuk anak-anak, maka hal ini dianggap belum perlu dilakukan karena mereka masih kecil, padahal anak-anak pun bisa memiliki kuasa yang sama ketika mereka juga berdoa dan berpuasa.

Artikel ini akan memberikan beberapa ide untuk mengajak anak-anak, khususnya anak-anak berusia Sekolah Dasar (6-12 tahun) bisa terlibat dalam kegiatan doa dan puasa sesuai dengan usia mereka, bukan karena terpaksa, tapi karena mereka juga memahami pentingnya doa dan puasa dalam hidup mereka. Mari kita pelajari bersama.

Mengapa anak-anak perlu untuk berpuasa?

  • Untuk mengetahui kehendak Tuhan dalam hidup mereka. Mengetahui kehendak Tuhan bukan hanya tugas para orang dewasa, tapi juga tugas setiap anak supaya mereka juga dapat melakukan yang terbaik sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki. Ketika anak-anak berdoa dan berpuasa, serta memberikan waktu mereka lebih banyak untuk membaca firman Tuhan, maka mereka akan dapat menemukan kehendak Tuhan bagi mereka dan belajar untuk mulai melakukannya.
  • Untuk menyerahkan sepanjang tahun ini ke dalam tangan Tuhan. Jika orang dewasa memiliki berbagai permasalahan baik dalam hal hubungan, pekerjaan, keseharian, atau pikiran kita, maka sebenarnya anak-anak pun memiliki permasalahan dalam kehidupan mereka. Dan sebagai orangtua kita bisa mengajari mereka untuk menyerahkan setiap permasalahan itu kepada Tuhan dan menjalaninya juga bersama dengan Tuhan. Caranya adalah melalui doa dan puasa.
  • Untuk menyampaikan keinginan mereka kepada Tuhan. Sebagai orangtua, tidak semua keinginan anak-anak harus selalu langsung kita penuhi. Adalah hal yang baik mengajarkan anak-anak untuk menunggu atau bahkan berusaha untuk mendapatkan keinginan mereka. Salah satu hal yang dapat kita ajarkan kepada mereka adalah mereka dapat menyampaikan keinginan-keinginan mereka itu kepada Tuhan melalui doa yang ditambah juga dengan puasa. Ketika mereka belajar untuk berdoa dan berpuasa, maka Tuhan akan bekerja dalam hati mereka sehingga kalaupun hal yang mereka inginkan itu tidak mereka dapatkan, mereka bisa tetap percaya bahwa Tuhan memberikan yang terbaik kepada mereka melebihi apa yang mereka bisa bayangkan.

Bagaimana cara mengajak anak-anak berpuasa? Ada beberapa alternatif untuk melakukannya::

1. Anak-anak bisa diajak untuk berpuasa melakukan hal-hal yang sangat suka mereka lakukan misalnya berpuasa bermain games atau menonton TV dan mengganti waktu bermain itu dengan kegiatan lain seperti membaca dan merenungkan firman Tuhan, membaca sebuah buku, menciptakan sebuah gambar / karya seni, dll.

2. Anak-anak bisa diajak untuk berpuasa memakan makanan-makanan tidak sehat yang mereka sukai, misalnya junk food, cemilan, minuman manis, dll, dan menggantinya dengan makanan-makanan sehat yang mungkin tidak terlalu mereka sukai. Di sini anak-anak belajar untuk menahan kedagingan mereka, sekaligus juga tetap menerima nutrisi yang diperlukan oleh tubuh mereka.

3. Anak-anak yang lebih besar bisa diajak untuk berpuasa satu kali makan, misalnya melewati makan siang, dengan tetap makan pagi dan makan malam.

4. Jika anak-anak belum bisa melakukannya selama 21 hari, mereka dapat memulainya dengan 3 hari puasa, atau puasa setiap hari-hari tertentu, dll.

Untuk menambah semangat anak-anak melakukan hal ini, orangtua bisa memberikan sebuah penghargaan khusus jika mereka berhasil menyelesaikannya, dan jangan lupa juga untuk melakukannya bersama-sama dengan mereka, sehingga mereka tidak merasa kalau hanya mereka yang dipaksa untuk melakukannya, tapi Anda pun memberikan teladan dengan ikut melakukannya.

Mengajak anak-anak melakukan doa dan puasa perlu diawali dengan sebuah contoh nyata dan juga beberapa usaha ekstra dari kita sebagai orangtua untuk menjadikan hal ini tetap seru dan bermakna bagi mereka. Tapi apa yang kita tanamkan dalam hati dan hidup mereka mengenai pentingnya doa dan puasa ini akan membawa mereka menjadi pribadi-pribadi yang kuat di dalam Tuhan dan memahami apa yang Tuhan inginkan dalam hidup mereka. Jadi ayo kita berusaha untuk melakukannya dengan konsisten, sebagaimana Ulangan 6:7 berkata:

“haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun”

Lakukan mulai sekarang, dan suatu saat kita pasti akan menuai hasilnya.

Sumber: Ps. Ancella Gunawan (Koordinator Kids Global)

Post a Comment