Pastoral Hub
top
i

IFGF Global

ABIDE YOUTH CAMP 2026: TINGGAL DI DALAM YESUS DAN MENUMBUHKAN GENERASI BERIKUTNYA

NGĀRUAWĀHIA – Pada tanggal 3–5 Juli 2026, sebanyak 36 peserta berkumpul di CYC Hamilton, 148 Waingaro Road, Ngāruawāhia, untuk mengikuti ABIDE Youth Camp 2026.

Camp selama tiga hari ini terbuka bagi anak muda berusia 13 tahun ke atas dan bertujuan menolong setiap peserta untuk kembali kepada Yesus, tetap tinggal di dalam-Nya, serta menjadikan kehidupan yang melekat kepada Kristus sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian mereka.

ABIDE Youth Camp dibangun berdasarkan Yohanes 15:4–5:

“Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.”

Kembali dan Tinggal di Dalam Yesus

Sepanjang camp, para peserta diingatkan bahwa kehidupan yang berbuah tidak dapat dipisahkan dari hubungan yang terus melekat kepada Yesus.

Berbagai sesi dan kegiatan memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menerima pewahyuan yang baru, memperbarui hubungan mereka dengan Tuhan, serta merespons pekerjaan-Nya secara pribadi. Camp ini juga menjadi waktu terjadinya rekonsiliasi dalam hubungan mereka dengan keluarga dan teman-teman.


Keterlibatan yang kuat sudah terlihat sejak sesi pertama. Para peserta merespons dengan antusias dalam pujian sejak awal, menunjukkan tingkat partisipasi yang belum pernah terlihat dalam pelaksanaan camp sebelumnya.

Bertumbuhnya Budaya Kesaksian dan Doa


Salah satu perkembangan yang terlihat selama ABIDE Youth Camp adalah meningkatnya kesediaan peserta untuk membagikan kesaksian secara spontan.

Beberapa peserta menyampaikan kisah pribadi mereka secara terbuka, termasuk mereka yang sebelumnya belum pernah membagikan kesaksian di depan banyak orang. Para peserta juga mulai saling mendoakan dengan bebas tanpa harus menunggu arahan dari panitia.


Momen-momen tersebut menunjukkan keterbukaan yang semakin bertumbuh di antara anak-anak muda untuk saling menguatkan, mendukung, dan melayani satu sama lain.

Generasi Berikutnya Melayani Generasinya


ABIDE Youth Camp 2026 juga memberikan kesempatan yang berarti bagi anak-anak muda untuk bertumbuh dalam kepemimpinan dan pelayanan.

Hampir 70 persen panitia merupakan young adults yang sedang menempuh pendidikan di universitas, sementara 30 persen lainnya adalah youth yang masih duduk di bangku sekolah menengah.

Keterlibatan ini membuat generasi muda tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga belajar mengambil tanggung jawab, melayani orang lain, dan mengembangkan kepemimpinan melalui pengalaman pelayanan secara langsung.

Enam Peserta Menyatakan Iman Melalui Baptisan

Salah satu momen penting dalam camp ini terjadi ketika enam peserta menyatakan iman mereka secara terbuka melalui baptisan air.

Jumlah tersebut meningkat tiga kali lipat dibandingkan dengan LOUD 2025, ketika dua peserta menerima baptisan.

Melalui ABIDE Youth Camp 2026, para peserta tidak hanya diajak mengalami Tuhan selama tiga hari, tetapi juga untuk terus tinggal di dalam Yesus dalam kehidupan sehari-hari—percaya bahwa buah yang bertahan hanya dapat dihasilkan melalui kehidupan yang terus melekat kepada-Nya.



IFGF GLOBAL

Post a Comment