Pastoral Hub
top
i

IFGF Global

Saat Janji Belum Tergenap

Ada masa yang sering kali terasa paling menantang dalam perjalanan iman: masa ”In Between” yaitu ketika kita sudah menerima janji Tuhan, tetapi belum melihat penggenapannya. Masa ini sering dipenuhi pertanyaan, penantian panjang, bahkan godaan untuk menyerah. Namun justru di masa inilah Tuhan sering melakukan pekerjaan-Nya yang terdalam.

Lihatlah Abraham. Ia menerima janji akan seorang anak, tetapi harus menunggu puluhan tahun sebelum Ishak lahir. Yusuf menerima mimpi tentang masa depannya, tetapi terlebih dahulu harus melewati sumur, perbudakan, dan penjara. Daud telah diurapi menjadi raja, namun bertahun-tahun hidup sebagai pelarian. Hana menantikan seorang anak dengan air mata dan doa yang tak putus-putus.

Dalam setiap kisah itu, Tuhan bukan hanya sedang mempersiapkan penggenapan janji, tetapi juga membentuk pribadi-pribadi yang sanggup memikulnya. Masa ”In Between” bukan sekadar waktu menunggu. Ini adalah musim untuk semakin mengenal hati Tuhan. Sering kali kita berfokus pada kapan janji itu digenapi, sementara Tuhan sedang bertanya, “Maukah engkau tetap mengasihi-Ku sekalipun belum melihat penggenapan itu?


Penantian menjadi tempat di mana iman dimurnikan, karakter dibentuk, dan keintiman dengan Tuhan diperdalam. Karena itu, doa di masa “In Between” perlu lebih dari sekadar permohonan agar keadaan berubah. Berdoalah, “Tuhan, ajarkan aku melihat apa yang sedang Engkau kerjakan. Bentuklah karakterku. Singkapkan jika ada bagian hidupku yang perlu diselaraskan dengan kehendak-Mu. Berikan aku hati yang tetap percaya, sekalipun aku belum melihat.


Selain berdoa, belajarlah untuk mencatat setiap firman, kesan, dan penyertaan Tuhan selama proses penantian. Ucapkan syukur atas setiap langkah kecil yang Tuhan kerjakan, tetaplah setia melakukan tanggung jawab yang ada di depan mata, dan jangan berhenti menyembah. Penantian yang dijalani bersama Tuhan tidak pernah menjadi waktu yang sia-sia.


Doa mungkin tidak selalu langsung mengubah situasi, tetapi doa selalu mengubah hati orang yang berdoa. Saat kita terus mencari wajah Tuhan, Roh Kudus menguatkan hati, memperbarui pengharapan, dan mengingatkan bahwa Pribadi Tuhan jauh lebih besar daripada penantian kita. Kita belajar mempercayai karakter-Nya sebelum melihat karya-Nya.


Jika hari ini Anda sedang berada di masa “In Between”, jangan hanya menunggu janji Tuhan—kejarlah hati Tuhan. Sebab sering kali hadiah terbesar dari masa penantian bukanlah penggenapan janji itu sendiri, melainkan kedekatan dengan Bapa yang kita temukan selama proses tersebut. Dan ketika waktunya tiba, kita akan menyadari bahwa Tuhan bukan hanya menggenapi janji-Nya, tetapi juga telah membentuk kita menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus.

“Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup. Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!” (Mazmur 27:13–14 TB)


Sumber: Ps. Dave Rustanto (Global Prayer Director)

Post a Comment